Cari Blog Ini

Memuat...

Selasa, 23 Februari 2010

SIFAT (shiddiq, istiqamah, fathanah, amanah, dan Tablig)

© Berusaha memiliki SIFAT sebagai upaya kita untuk mengasah kecerdasan ruhani kita.
SIFAT singkatan dari shiddiq, istiqamah, fathanah, amanah, dan tablig
.
Shidiq : jujur pada diri sendiri, jujur terhadap orang lain, jujur terhadap Allah, menyebarkan salam
.
Istiqamah : bentuk kualitas batin yang melahirkan sikap konsisten (taat azas) dan teguh pendirian untuk menegakkan dan membentuk sesuatu menuju pada kesempurnaan atau kondisi yang lebih baik.
*) Sikap istiqamah hanya mungkin merasuki jiwa seseorang bila mereka
mempunyai tujuan atau ada sesuatu yang ingin dicapai
*) Orang yang memiliki sifat istiqamah adalah orang yang kreatif
*) Orang yang istiqamah sangat menghargai waktu: tanggung jawab dan disiplin,
tidak menunda-nunda waktu
*) Orang yang istiqamah bersikap sabar
.
Fathanah : kecerdasan yang mencakup kecerdasan intelektual, emosional, dan terutama spiritual
*) Mereka yang memiliki sikap fathonah diberi hikmah / kearifan (the man of wisdom) dan ilmu
*) Mereka yang memiliki sikap fathonah berdisiplin dan proaktif
*) Mereka yang memiliki sikap fathonah mampu memilih yang terbaik
.
Amanah : sikap yang bisa dipercaya, menghormati, dan dihormati
Di dalam nilai diri yang amanah ada beberapa nilai yang melekat :
*) rasa tanggung jawab (takwa) - ingin menunjukkan hasil yang optimal
*) kecanduan kepentingan dan sense of urgency
*) al-amin, kredibel, ingin dipercaya dan mempercayai
*) hormat dan dihormati (honorable)
.
Tablig : menyampaikan kebenaran melalui suri tauladan dan perasaan cinta yang mendalam
Nilai tablig memberikan muatan yang mencakup aspek :
*) kemampuan berkomunikasi (communication skill)
*) kepemimpinan (leadership)
*) pengembangan dan peningkatan kualitas sumberdaya insani ( human resource development)
*) kemampuan diri untuk mengelola sesuatu (managerial skill)
.
(Toto Tasmara).

Pelanggar prinsip dan penoda hati NURANI

.
© Hindarkanlah tujuh(7) dosa orang-orang yang melanggar prinsip dan menoda hati nuraninya:
1). Kekayaan tanpa kerja (wealth without work)
2). Kenikmatan tanpa suara hati (pleasure without conscience)
3). Pengetahuan tanpa karakter (knowledge without character)
4). Perdagangan tanpa etika (commerce without morality)
5). Ilmu pengetahuan tanpa kemanusiaan (science without humanity)
6). Agama tanpa pengorbanan (religion without sacrifice)
7). Politik tanpa prinsip (politic without principle)
.
(Mahatma Gandhi)

PETIKAN NASEHAT

..
.
© “Sampaikanlah apa yang telah engkau ketahui dariku walaupun hanya satu ayat!”
.
(Rasulullah)
.
© “Hidup ini sekejap tetapi beresiko, jangan karena mencari kenikmatan sesaat, kita menderita berkepanjangan. Hidup bukan untuk hidup, tetapi untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tetapi justru mati itulah untuk hidup. Oleh karena itu:
Jangan takut mati,
Jangan lupa mati,
Jangan cari mati, tetapi
Rindukanlah mati,
Karena mati adalah pintu perjumpaan dengan-Nya”
.
(M. Arifin Ilham)

Makna Sebuah Titipan

Makna Sebuah Titipan

(WS Rendra)

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,
bahwa :

sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Allah
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,

tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku,
apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu
diminta kembali oleh-Nya?

Ketika diminta kembali,
kusebut itu sebagai musibah
kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan
bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.

Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti
matematika:
aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
dan bukan kekasih.
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...

"ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"
renungkanlah apakah ini ujian atau teguran bagi kita....
yg kita banggakan luluh lantah hanya dg sedikit goncangan, bagaimana saat kiamat nanti???
Dia belah permukaan bumi seperti roti tawar yg sangat lunak...
yg kecil, semua di ratakan....
Yang besar, semua di luluh lantahkan....
inilah kuasa Tuhan....

Senin, 22 Februari 2010

Rabu, 17 Februari 2010

Lelucon konyol

Kekuatan Sex pria sesuai dgn umur : ‎

12 - 25 : Bayangan Hidup, ngebayangin aja langsung idup(y)

26 - 35 : Tatapan Hidup, Menatap saja langsung idup;;)

36 - 45 : Pegangan Hidup, dipegang2 dulu baru idupX_X

46 - 65 : Perjuangan Hidup, berjuang dulu baru idup:'(

66 - ??? : Kenangan Hidup, Mengenang saat2 masih Idup(n)